Followers

Monday, December 31, 2012

FRIENDSHIP & HAPPY NEW YEAR -2013-



Assalamualaikum, happy new year to all of you..goodbye 2012 say hello to 2013, time spnning like a wheel, more faster we press the accelarator pedal, more faster time to leave us. With a thousand and one memories, regardless in term of history of love, challenges in studying in UUM campus, loyalty, betrayal and conflict within the meaning of friendship. 2013 in my thought, just increasing age, life's challenges is getting stronger and and getting closer to facing the real creator.


Within the meaning of friendship, 2012 teach me more about the meaning of true friend, who is sincere, who is just sweet talk in front and friend who just need us when they are in trouble. 






What can i say,

"Ada dulu kawan kita rapat kini jadi tak rapat, ada yang dulu kita tak rapat kini jadi rapat....."


That mean here, 

"Your friend  now is not necessarily your friend in 10 or 20 years later, once the flood,  once coastal change. so .. wider our brotherhood"





Thanks to all my friends, who are willing to be friends with me. Without you all my life is not like a rainbow, always cheerful when viewed.. Really appreciate it... -HAPPY NEW YEAR - 2013-


Saturday, December 29, 2012

Jangan Tulis Nama Atas Pasir

Orang tua-tua cakap..........

Jangan tulis nama orang yang kita sayang atas pasir..
Nanti tulisan itu akan hilang dibawa angin
Jangan tulis nama orang yang kita kasih atas pasir..
Nanti tulisan itu akan dilitupi debu...
Jangan tulis nama orang yang kita cinta atas pasir...
Nanti tulisan itu akan dibawa ombak pesisir pantai...


TAPI.........bagi aku, kita perlu belajar menulis di atas pasir...

Aku belajar untuk menulis di atas pasir....
Kerana dalam kehidupan seharian kita sering terjadi konflik..
Konflik disebabkan pandangan kita y berbeza-beza...
Bagi aku, ketika ada orang melukai kita...
Kita harus menulis di atas pasir..
Agar angin maaf datang menghembus..
Dan menghapus tulisan itu..
Cuba memusuhi, tapi teringat kebaikan yang diberi...
Kemaafan adalah dendam terindah....






Thursday, December 27, 2012

Entry Before Solat Jumaat....

Alhamdulillah..offically, I finished already answered foreign policy final examination questions..
honestly, quiet difficult to analyze based on foreign polict theory..btw..
I have given my best for this paper...
just leave everything to the Almighty...
start from last night till tomorrow morning I have to strive non-stop for my next paper -nasionalisme and ethnic conflict in international system.. 
Ya Allah, make it everything easy to me... AMIN..




Wednesday, December 26, 2012

Ramai Student Bijak Jawab Soalan Exam Tapi Ramai Gagal Jawab Persoalan Hidup.....

Assalamualaikum, dah lama tak update blog, sampaikan password gmail pun boleh terlupa.. Ya Allah, terima kasih kembalikan ingatan aku..kesibukan menjelang final exam sem , hanya Allah saja y tahu betapa aku aku berada di bawah suatu tekanan y maha dasyat untuk sem ni, tak tahu kenapa sem ni kerisauan semakin menjadi-jadi..Btw, dalam membincangkan isu exam, sekurang-kurangnya setidak pandai mana pun seorang student itu dalam pelajaran, atleast mereka masih mampu, mencuba, memaksa diri untuk menjawab soalan exam sebaik y mungkin..Tapi bagaimana dengan persoalan hidup ? Ramai y cuba menjawab namun kekadang menemui kegagalan. mereka cuba menyalahkan takdir sedangkan takdir itu hanyalah satu hukum dalam konteks agama dan spiritual..menyalahkan takdir samalah seperti mengeluh dengan perjalanan y telah diaturkan oleh Sang Pencipta. Siapalah kita nak melawan dan mempersoalkan ketentuan Sang Pencipta kita..Dalam agama Islam lengkap dengan jalan penyelesaian sebelum sesuatu masalah itu tercipta lagi..Sebagai contoh, dalam kes berpoligami, kenapa Islam benarkan poligami kepada lelaki ? Sudah dijanjikan akhir zaman bilangan perempuan melebihi lelaki dan ternyata realitinya pada hari ini dengan berpoligami 2,3 atau 4 dapat menyelesaikan masalah wanita tak berkahwin dek bilangan lelaki y semakin mengecil..

Samalah dalam topik bercinta, bila clash kita rasa :- 

" .......aku y mengejar bayang cinta, terpendam kata, aku hamba cinta, tanpa kasih di hati,
pedihnya hanya kita y rasa......."

Tapi cuba kita terbalikan dalam konteks cinta kita kepada Allah, kita letakkan Allah disetiap bait-bait persoalan kita..


"........aku yang mengejar bayang cinta Allah, terpendam kata kepadaMu, Aku hamba Cinta Allah, jika tanpa kasih Allah di hati, pedihnya hati kita y rasa......"

Alangkah bermakna & indahnya bait-bait persoalan itu...